Yuda Pernanda

Jumat, November 04, 2016

Tiru Ali Bin Ali Thalib di Demo 4 November 2016

Kata-kata makian bukan mencerminkan Islam.  Ali Bin Abi Thalib menjawab,”Harta benda dan hidupmu menjadi berharga bagiku. Aku tak be... thumbnail 1 summary
Kata-kata makian bukan mencerminkan Islam. 

Ali Bin Abi Thalib menjawab,”Harta benda dan hidupmu menjadi berharga bagiku. Aku tak berhak membunuhmu. Aku diperbolehkan membunuh hanya dalam perang suci, dalam perang yang diperintahkan oleh Allah. Barusan aku telah mengalahkanmu dalam peperangan, memukulmu jatuh, dan hamper saja membunuhmu. Namun ketika engkau meludahi wajahku, kemarahanku sendirilah yang bangkit untuk menghabisimu. Jika jadi membunuhmu, aku melakukannya bukan karena Allah, tetapi karena kemarahan dan kepentinganku sendiri. Maka, orang-orang akan menyebutku bukan sebagai kesatria sejati, tetapi sebagai pembunuh. Sewaktu engkau meludahi wajahku, nafsu pribadi menguasai diriku, sehingga alih-alih membabatmu lantaran kepentinganku sendiri, aku memilih membabat nafsuku demi Allah Swt.

Demo 4 November kemarin menunjukkan kekuatan dan persatuan Umat Muslim di Indonesia atas isu penistaan Agama. Saya setuju bahwa umat Muslim perlu menunjukkan perlawanan terhadap apa yang dikatakan ahok. 

Namun jika itu didasari atas kemarahan dan kebencian, apa bedanya kita dengan mereka? Lawan mereka dengan niat karena Allah SWT. Kebencian adalah milik syaiton. Jika kita melawan karena Allah SWT, kita tidak mudah terprovokasi. 


Regards


Yuda