Yuda Pernanda

Selasa, Juni 12, 2012

Pantai Bagedur di Banten

Saat itu menjelang tahun baru 2011 saya bersama kelaurga besar memutuskan untuk pergi berlibur ke pantai, pantai mana yang dituju adalah pa... thumbnail 1 summary
Saat itu menjelang tahun baru 2011 saya bersama kelaurga besar memutuskan untuk pergi berlibur ke pantai, pantai mana yang dituju adalah pantai Bagedur. Pantai yang terletak di daerah selatan provinsi Banten itu katanya pantai yang indah, pada saat itu saya belum pernah kesana padahal sudah hampir 18 tahun tinggal di provinsi Banten. Saya yang bertempat tinggal di kota Cilegon akhirnya berkesempatan untuk menyambangi pantai Bagedur yang membuat saya penasaran bagaimana indahnya.

Saya tidak tahu persis berapa jarak dari Cilegon ke pantai Bagedur itu, namun jika sumber dari situs wikipedia.org ini berjarak 115 km dari Kota Rangkasbitung atau 83 km dari kota Pandeglang. Bisa diperkirakan jarak dari Cilegon ke kota Rangkasbitung adalah sekitar 71 km jadi jika ditambahkan 71km + 115km = 186km. memang lumayan jauh jaraknya, tapi demi membuang jauh penasaran, kami sekeluarga memutuskan untuk tetap pergi kesana. Namanya juga liburan, jarak ngga jadi masalah :D

Perjalanan dimulai dari Cilegon menuju ke Serang, melewati daerah Baros, Cadasari, Digadung, Kadumerak dan sampai di Pandeglang, lalu dilanjutkan ke daerah Cimanuk dan sampai di Saketi lalu ke Bojong, Sudah sampai di Malingping, ambil jalan bayah, lalu ke jalan Malingping Binuangeun, sampailah pada jalan Bagedur. Setelah membeli tiket masuk ke Pantai Bagedur sebesar Rp. 20.000 untuk mobil dan Rp. 5.000 untuk motor dan Rp. 2.000 untuk yang tidak membawa kendaraan. Waktu itu kami berangkat pada malam hari, jadi tidak ada momen yang diabadikan karena kanan kiri penuh dengan pepohonan.

Ini dia jalan masuk ke Pantai Bagedur

20 meter ke kiri dari posisi ini untuk menikmati pantai Bagedur

Pepohonan yang rindang membuat sejuk jalan masuk pantai Bagedur ini. Tersedia juga penginapan dengan kisaran harga kamar Rp. 200.000 hingga Rp. 1.000.000 per malam yang tidak ditentukan berapa kapasitas orang per kamar. Kami memesan 2 kamar yang seharga Rp. 200.000/malam. Cukup murah untuk harga pada tahun baru. Saya mempunyai fotonya :

Saya, adik dan sepupu


Cottage Pondok Bagedur tempat istirahat kami selama liburan
Suasana di depan penginapan
Dari foto diatas, ada saung kecil yang bisa digunakan untuk duduk santai menikmati angin sepoi-sepoi dari pepohonan disamping. Di luar pagar, ada fasilitas bermain untuk anak-anak seperti ayunan, kolam renang, enjot-enjotan, dll. Dari sini, pantai belum terlihat jelas, karena tertutup pepohonan. Tak sabar hati ini untuk cepat melihat bagaimana rupa pantainya, setelah selesai urusan administrasi dan barang bawaan. Saya sekeluarga bersama sepupu langsung menuju pantai yang terselubung. Saya bilang terselubung karena memang dari penginapan tidak terlihat sama sekali rupa pantai bagedur itu hanya suara ombak yang menggelitik kuping dengan suaranya yang khas.


Suasana keluarga menuju pantai
Ngga mau diajak ke pantai
 Setelah jalan 20 meter dari penginapan barulah kami melihat rupa pantai bagedur, dan ternyata luar biasa indah, luas dan landai. yang uniknya ada sungai kecil yang bisa digunakan anak-anak agar tak main ke pantai bebas. Ini dia fotonya :

Sungai kecil yang tidak dalam

Dari posisi ini, seakan daratan terbelah oleh air laut, sungguh pemandangan yang menakjubkan. Sepanjang mata memandang, saya hanya melihat pantai yang luas. Saya terlalu sibuk dengan pemandangan indah yang ditebarkan pantai ini, ternyata adik sepupu saya sudah terjun langsung ke sungai kecil itu.

Manisnya adikku yang satu ini :)
Saudaraku yang lain tak mau kalah untuk mengabadikan dengan pantai ini, saya pun tak mau melewatkan kesempatan yang bagus ini. Kami pun berfoto bersama.

Matahari terlihat cerah secerah senyum mereka
Yeeeaaa... akhirnya saya difoto juga

Foto dari belakang juga tetep bagus
5 Bersaudara

Begitulah kenangan saya dan keluarga saya di Pantai Bagedur. Perjalanan yang lumayan jauh terbayar dengan indahnya pesona pantai yang luas dan pasir yang padat. Membuat kesan yang baik terhadap pantai tersebut. Memang belum banyak yang tahu tentang pantai yang satu ini dikarenakan jarak yang jauh dan promosi yang kurang. Saya berhadap kedepannya pantai ini menjadi daya tarik tersendiri dari daerah Banten Selatan. Banten bukan hanya Debus dan Baduy tetapi masih banyak potensi alam yang bisa dikembangkan untuk mengangkat pariwisata di Banten.

Setelah menikmati deburan ombak dan gemuruh suara kembang api pada saat perayaan detik-detik memasuki tahun baru 2011 kami pun bersiap untuk pulang. Jalan pulang yang sebelumnya saya ceritakan kanan kiri penuh dengan pepohonan ternyata adalah kebun yang sangat indah, hijau dan bersih.

Bukit dipinggir jalan

Saya jepret diatas mobil yang sedang berjalan

Pemandangan yang asri kan ??

Sampailah kami di kebun karet di daerah Cileles dan kami memutuskan untuk berfoto-foto sambil beristirahat sejenak. Bukan hanya pantai, ternyata kebun karet juga bagus untuk dikunjungi. Foto-foto narsis siap diabadikan. Ini dia, Cekidot.

Mobil yang kami bawa




Saya setuju sama tulisan di baju "I Love Indonesia"

Bapak-bapak dan Ibu-Ibu
Acara berfoto sudah selesai, saatnya kami pulang kerumah tercinta. Sungguh menyenangkan liburan kali ini, Pantai Bagedur, suatu saat kita harus berjumpa lagi. Hingga saat itu terwujud, tetaplah menjadi pantai yang bersih, asri dan indah. Terima kasih juga kepada http://kotaangin.com karena telah memberi kesempatan kepada saya untuk bercerita tentang wisata yang ada di Banten. Sangat bermanfaat untuk mengajak masyarakat agar sadar wisata. Indonesia lebih indah dari luar negeri jika kita mau mengenal lebih dekat :)




























5 komentar

  1. thanks...ada fanspage juga kalau mau kesana terus tanya2

    BalasHapus
  2. https://www.facebook.com/PantaiBagedur

    BalasHapus
  3. berapa harga perkamar di pantai bagedur ??

    BalasHapus

Komen Disini yaah