Yuda Pernanda

Senin, Oktober 08, 2012

Surat Untuk Kekasih (Fanissa Fionadia)

Entah berapa banyak yang harus kutulis di surat ini, aku tak bisa meluangkannya walaupun hanya setitik rasa di hati ini. Tak ada media apap... thumbnail 1 summary

Entah berapa banyak yang harus kutulis di surat ini, aku tak bisa meluangkannya walaupun hanya setitik rasa di hati ini. Tak ada media apapun yang dapat mewakilinya. 

Namun rasa ini begitu kuat dan terus bergerak untuk memaksa jari mengirim kumpulan bahasa hatiku kepadamu. Otomatis, tiap kata yang tertulis membuat pikiran ini melayang dan mendapatkan senyummu di khayalan, begitu tenang dan damai. Hening, dalam terang sinar mentari yang ditemani kicauan burung, lamunanku telah menjerat jiwa yang berbahagia ini. Terimakasih sayang, atas semua yang telah kau berikan untukku, hanya untukku. 

Sayang, aku telah berlabuh di dermaga cintamu dengan membawa muatan kepingan-kepingan hati yang semua diberikan untukmu dan tak ada syarat kau memilikinya. Jagalah setiap kepingan itu, karena itu adalah puzzle yang bertuliskan Aku Mencintaimu Selalu




Minggu, Oktober 07, 2012

Perayaan Hari Tata Ruang Nasional

Senin 8 Oktober 2012, Indonesia sedang ngerayain hari apa?? ngga tau?? Yups,, wajar kalo emang ngga tau. Gue sendiri kalo ngga cek di Wiki... thumbnail 1 summary

Senin 8 Oktober 2012, Indonesia sedang ngerayain hari apa?? ngga tau?? Yups,, wajar kalo emang ngga tau. Gue sendiri kalo ngga cek di Wikipedia ngga bakal tau hari ini adalah hari "beres-beres" Nasional alias hari Tata Ruang Nasional.

Emang ngga sepopuler hari Nasional yang lain sih, tapi menurut gue penataan ruang secara rutin bagus dilakukan supaya mengurangi kejenuhan terhadap suasana tempat yang kita tinggali.

Tapi menurut pemerintah tujuan dari penataan ruang adalah suatu usaha menilai antara pelaksanaan rencana tata ruang pada kurun waktu tertentu setelah disahkan dengan perkembangan menurut kenyataan yang terjadi (antara keinginan dengan kenyataan). Dengan demikian perubahan yang terjadi dapat dinilai untuk menentukan perlakuan selanjutnya terhadap rencana kota tersebut (Sumber : wikantika.wordpress.com)

Contohnya dirumah deh,, bayangin aja kalo rumah dari jaman SD sampe SMA letak tempat tidur, lemari, TV, disitu-situ aja. Bisa-bisa males dah dirumah. Nah, perubahan tata letak barang-barang dirumah bisa membuat kita merasa memiliki rumah yang berbeda.

Ngerubah dekor ruangan, pasti harus bersih-bersih juga kan?? Nah ini nih yang sebagian orang males buat ngedekor ulang ruangannya. Butuh tenaga, butuh waktu and yang paling penting butuh kemauan, kalo ada kemauan tenaga sama waktu pasti ngikutin. hehehe

Oke kawan,, saatnya mendekor ulang ruangan kita masing-masing dan selamat hari Tata Ruang Nasional :)

Jumat, Oktober 05, 2012

Economics

Journal Of Marketing / Jurnal Pemasaran 1. TQM (Total Quality Management)     Download 2. Analysing service quality in hospital   Downl... thumbnail 1 summary
Journal Of Marketing / Jurnal Pemasaran

1. TQM (Total Quality Management)    Download
2. Analysing service quality in hospital  Download
3. advertising credibility                        Download
4. advertising and information costs      Download
5. consumer opinion and effectiveness of direct to consumer advertising  Download
6. Jurnal Sales Promotion Download
7. Consumer responses to offensive advertising          Download
8. consumer perceptions                                            Download
9. does hipanic targeted advertising work for services Download
10. infomercials and advertising effectiveness             Download
11. international advertising strategy                           Download
12. marketing communication for special event           Download
13. measuring services                                               Download
14. service quality                                                      Download
15. the effects of advertising spending on brand loyalty in services Download
16. Jurnal Kualitas Pelayanan Download


Proposal Penelitian Pemasaran / Marketing

1. Proposal Keputusan Membeli Download



Museum Day At Museum

Ke musium tepat pas di hari musium dan "kami" ngga tau kalo hari itu adalah hari perayaan musium Internasional, Loh ko bisa?? (Ng... thumbnail 1 summary
Ke musium tepat pas di hari musium dan "kami" ngga tau kalo hari itu adalah hari perayaan musium Internasional, Loh ko bisa?? (Ngga perlu bilang wow kawan) :)). 18 Mei sebelum MASEHI (MAmang SEpatu HIjrah) alias 2012 kemarin "Kami, sepasang kekasih paling romantis di dunia menyatakan telah mengunjungi musium Gajah dengan senang, sukses dan selamat". Walopun tempatnya cuma di Jakarta, ternyata ngga mudah untuk menuju kesana karena beberapa prosedur yang harus dijalani dan diamalkan (mampus, ngomong apa gw).

Alkisah pada suatu hari, kami nyaris gila kronis yang disebabkan penyakit sindrom bosen suasana liburan yang itu-itu aja. Rencana mulai dipikirkan, Milan - Roma - London - Bali - Barcelona - Madrid adalah tujuan utama kami. Tapi alangkah kagetnya ketika gue kehilangan sahabat gue yaitu "Duit seratus ribuan dan duit lima puluh ribuan", dan kami mulai menginterogasi dompet karena hanya dia yang tersisa. 

Saya :  "Kemana mereka pergi dan sejak kapan mereka pergi??"
Dompet : "Saya tak tau dan saya lupa kapan terakhir mereka singgah kesini".
Saya : Oh...  *%(*&@#(*&@(*%#*@%*&#%

Singkirkan masalah itu,, lanjut ke Musium. 

Setelah perdebatan panjang dan Bak buk bak buk...... (SKIP)
Kami setuju pergi ke musium, GAJAH..!!!
Tapi syarat sah "jalan" belum dipenuhi. Gue harus minta ijin ma Camer (Ok,, siap..!!)
Gue : "Om, mau minta ijin ngajak jalan Nisa ke Jakarta"
Engkong (amin) : "Emang kamu mau nis diajak jalan??"
Nisa : Cengo
Gue : Hehehehe.... (Mampus Gue)
Engkong (amin) : "Ngajak jalan apa naek bis?? Naek kereta juga bisa malah lebih murah"
Gue : ohh,, ya naek bis om.
(Percakapan dipercepat................................... selesai) #Akhirnya Boleh








Senin, Agustus 06, 2012

Jika bisa membuat sejuk, kenapa pilih panas??

Setelah membaca artikel di website VOA yang berjudul http://www.voaindonesia.com/content/ruang-hijau-rumah-bali-serap-154-ton-co2-per-hari/... thumbnail 1 summary
Setelah membaca artikel di website VOA yang berjudul http://www.voaindonesia.com/content/ruang-hijau-rumah-bali-serap-154-ton-co2-per-hari/1447689.html saya bangga dengan siswa SMU 3 Denpasar yang mengangkat betapa pentingnya fungsi Tebe (ruang hijau di belakang rumah yang biasanya ditanami jenis tanaman seperti pisang, ubi kayu, kelapa, dan berbagai jenis tanaman lainnya) bagi lingkungan perumahan di Bali sebagai penyerap gas buang karbon dioksida (CO2). Yang kita tahu bahwa gas tersebut memicu pemanasan global.

Sudah banyak gerakan menghentikan pemanasan global atau global warming dilakukan,  tema
"Save Our Earth"  
menjadi pembicaraan yang tak pernah habis dibahas baik di media elektronik dan media cetak. Aksi tersebut juga terus mendapat dukungan dari seluruh penjuru dunia. Pemberian penghargaan sudah diberikan kepada mereka yang dianggap berjasa dalam menghentikan global warming. Lalu kenapa suhu semakin hari semakin panas? siapa yang paling bertanggung jawab atas kejadian ini?

Sumber : google picture

Beberapa orang akan menjawab "KITA". Jawaban yang kadang digunakan untuk saling melempar tanggung jawab atas global warming yang terjadi di lingkungannya bahkan dunia ini. Padahal setiap individu mempunyai tanggung jawab masing-masing.

Emisi dari industri, kendaraan bermotor dan instalasi pembangkit listrik, gas gas rumah kaca menjadi "kambing hitam" yang menyebabkan pemanasan global. Di kehidupan modern seperti saat ini tidak bisa dibantah kalau kita memang membutuhkan hal-hal tersebut. Menghilangkan kebiasaan tersebut mungkin sangat sulit dilakukan, yang bisa dilakukan adalah menguranginya saja dan membuat energi alternatif pengganti. Sumber energi alternatif tersebut sedang dicari oleh para pakar energi. Kita sebagai pengguna hanya bisa menunggu dan melakukan apa saja yang sekiranya bisa membantu untuk menghentikan pemanasan global.

Dari artikel yang lain di website VOA yang berjudul PBB: Lebih dari 850 Juta Orang Masih Kelaparan ternyata disebabkan oleh pemanasan global dan yang mencengangkan adalah kutipan dari artikel tersebut "Perubahan iklim mengakibatkan kerusakan panen. Dan, menurut William Cline dari Center for Global Development, yang paling menderita akibat masalah ini, adalah negara-negara berkembang yang berada di dekat garis katulistiwa. “Potensi agrikultur global dapat menurun hingga 20 persen sebagai akibat pemanasan global bila tidak dapat diatasi pada tahun 2080-an. 

Indonesia yang dilewati garis katulistiwa tentu akan merasakan dampak langsung dari pemanasan global ini. Memang disitu dituliskan terjadi di tahun 2080, namun akibat yang ditimbulkan bergantung pada apa yang kita lakukan sekarang dan anak cucu kita masih butuh dunia yang nyaman untuk ditinggali.

Ada banyak cara mengurangi pemanasan global, menanam pohon di pekarangan rumah adalah salah satunya, tidak membuang sampah sembarangan, mengurangi asap rokok, menghemat listrik di siang hari, dan masih banyak hal yang bisa kita lakukan.

Sebagai individu yang mempunyai tanggung jawab yang sama untuk mengurangi pemanasan global, saya sudah menanam pohon di halaman rumah dan tanaman kecil. Walaupun halaman rumah saya yang terletak di Cilegon - Banten tidak terlalu luas tetapi dampaknya sangat terasa, saya tidak perlu menggunakan pendingin udara atau sering disebut AC. Yang kita tahu AC juga outputnya adalah udara panas. Malas bukan menjadi alasan untuk membiarkan panas matahari mengurangi kualitas kehidupan saya dan konsekuensinya hanya membersihkan daun yang gugur.

Saya memang tidak tahu sebesar apa pengaruh pohon yang saya tanam untuk mengurangi pemanasan global. Tetapi setidaknya saya bertanggung jawab dan memberikan yang terbaik yang bisa saya lakukan untuk mengurangi pemanasan global ini, walaupun ini bukan akhir dari tanggung jawab saya terhadap lingkungan. Seperti yang dikatakan Martin Luther King, Jr. : "Tugas saya adalah melakukan hal yang benar, selanjutnya di tangan Tuhan.".

Saya berharap dapat melakukan penanaman pohon di seluruh pinggir jalan yang ada di kota-kota Indonesia. Dengan begitu, masyarakat tidak lagi takut kepanasan jika berjalan kaki atau menaiki sepeda. Jika hal itu menjadi tradisi, mungkin kemacetan karena kendaraan pribadi bisa di minimalisir.

So, kita sudah merasakan bumi ini makin panas. Fakta ruang hijau bisa mengurangi panasnya lingkungan bisa menjadi solusi untuk mengurangi polusi.

Well,, dengan mencintai hidup yang dimulai dari kehidupan diri sendiri yang dapat menguntungkan lingkungan, negara, barulah kita bisa mencintai dunia ini.

Jika bisa membuat sejuk, kenapa pilih panas??



Selasa, Juni 12, 2012

Pantai Bagedur di Banten

Saat itu menjelang tahun baru 2011 saya bersama kelaurga besar memutuskan untuk pergi berlibur ke pantai, pantai mana yang dituju adalah pa... thumbnail 1 summary
Saat itu menjelang tahun baru 2011 saya bersama kelaurga besar memutuskan untuk pergi berlibur ke pantai, pantai mana yang dituju adalah pantai Bagedur. Pantai yang terletak di daerah selatan provinsi Banten itu katanya pantai yang indah, pada saat itu saya belum pernah kesana padahal sudah hampir 18 tahun tinggal di provinsi Banten. Saya yang bertempat tinggal di kota Cilegon akhirnya berkesempatan untuk menyambangi pantai Bagedur yang membuat saya penasaran bagaimana indahnya.

Saya tidak tahu persis berapa jarak dari Cilegon ke pantai Bagedur itu, namun jika sumber dari situs wikipedia.org ini berjarak 115 km dari Kota Rangkasbitung atau 83 km dari kota Pandeglang. Bisa diperkirakan jarak dari Cilegon ke kota Rangkasbitung adalah sekitar 71 km jadi jika ditambahkan 71km + 115km = 186km. memang lumayan jauh jaraknya, tapi demi membuang jauh penasaran, kami sekeluarga memutuskan untuk tetap pergi kesana. Namanya juga liburan, jarak ngga jadi masalah :D

Perjalanan dimulai dari Cilegon menuju ke Serang, melewati daerah Baros, Cadasari, Digadung, Kadumerak dan sampai di Pandeglang, lalu dilanjutkan ke daerah Cimanuk dan sampai di Saketi lalu ke Bojong, Sudah sampai di Malingping, ambil jalan bayah, lalu ke jalan Malingping Binuangeun, sampailah pada jalan Bagedur. Setelah membeli tiket masuk ke Pantai Bagedur sebesar Rp. 20.000 untuk mobil dan Rp. 5.000 untuk motor dan Rp. 2.000 untuk yang tidak membawa kendaraan. Waktu itu kami berangkat pada malam hari, jadi tidak ada momen yang diabadikan karena kanan kiri penuh dengan pepohonan.

Ini dia jalan masuk ke Pantai Bagedur

20 meter ke kiri dari posisi ini untuk menikmati pantai Bagedur

Pepohonan yang rindang membuat sejuk jalan masuk pantai Bagedur ini. Tersedia juga penginapan dengan kisaran harga kamar Rp. 200.000 hingga Rp. 1.000.000 per malam yang tidak ditentukan berapa kapasitas orang per kamar. Kami memesan 2 kamar yang seharga Rp. 200.000/malam. Cukup murah untuk harga pada tahun baru. Saya mempunyai fotonya :

Saya, adik dan sepupu


Cottage Pondok Bagedur tempat istirahat kami selama liburan
Suasana di depan penginapan
Dari foto diatas, ada saung kecil yang bisa digunakan untuk duduk santai menikmati angin sepoi-sepoi dari pepohonan disamping. Di luar pagar, ada fasilitas bermain untuk anak-anak seperti ayunan, kolam renang, enjot-enjotan, dll. Dari sini, pantai belum terlihat jelas, karena tertutup pepohonan. Tak sabar hati ini untuk cepat melihat bagaimana rupa pantainya, setelah selesai urusan administrasi dan barang bawaan. Saya sekeluarga bersama sepupu langsung menuju pantai yang terselubung. Saya bilang terselubung karena memang dari penginapan tidak terlihat sama sekali rupa pantai bagedur itu hanya suara ombak yang menggelitik kuping dengan suaranya yang khas.


Suasana keluarga menuju pantai
Ngga mau diajak ke pantai
 Setelah jalan 20 meter dari penginapan barulah kami melihat rupa pantai bagedur, dan ternyata luar biasa indah, luas dan landai. yang uniknya ada sungai kecil yang bisa digunakan anak-anak agar tak main ke pantai bebas. Ini dia fotonya :

Sungai kecil yang tidak dalam

Dari posisi ini, seakan daratan terbelah oleh air laut, sungguh pemandangan yang menakjubkan. Sepanjang mata memandang, saya hanya melihat pantai yang luas. Saya terlalu sibuk dengan pemandangan indah yang ditebarkan pantai ini, ternyata adik sepupu saya sudah terjun langsung ke sungai kecil itu.

Manisnya adikku yang satu ini :)
Saudaraku yang lain tak mau kalah untuk mengabadikan dengan pantai ini, saya pun tak mau melewatkan kesempatan yang bagus ini. Kami pun berfoto bersama.

Matahari terlihat cerah secerah senyum mereka
Yeeeaaa... akhirnya saya difoto juga

Foto dari belakang juga tetep bagus
5 Bersaudara

Begitulah kenangan saya dan keluarga saya di Pantai Bagedur. Perjalanan yang lumayan jauh terbayar dengan indahnya pesona pantai yang luas dan pasir yang padat. Membuat kesan yang baik terhadap pantai tersebut. Memang belum banyak yang tahu tentang pantai yang satu ini dikarenakan jarak yang jauh dan promosi yang kurang. Saya berhadap kedepannya pantai ini menjadi daya tarik tersendiri dari daerah Banten Selatan. Banten bukan hanya Debus dan Baduy tetapi masih banyak potensi alam yang bisa dikembangkan untuk mengangkat pariwisata di Banten.

Setelah menikmati deburan ombak dan gemuruh suara kembang api pada saat perayaan detik-detik memasuki tahun baru 2011 kami pun bersiap untuk pulang. Jalan pulang yang sebelumnya saya ceritakan kanan kiri penuh dengan pepohonan ternyata adalah kebun yang sangat indah, hijau dan bersih.

Bukit dipinggir jalan

Saya jepret diatas mobil yang sedang berjalan

Pemandangan yang asri kan ??

Sampailah kami di kebun karet di daerah Cileles dan kami memutuskan untuk berfoto-foto sambil beristirahat sejenak. Bukan hanya pantai, ternyata kebun karet juga bagus untuk dikunjungi. Foto-foto narsis siap diabadikan. Ini dia, Cekidot.

Mobil yang kami bawa




Saya setuju sama tulisan di baju "I Love Indonesia"

Bapak-bapak dan Ibu-Ibu
Acara berfoto sudah selesai, saatnya kami pulang kerumah tercinta. Sungguh menyenangkan liburan kali ini, Pantai Bagedur, suatu saat kita harus berjumpa lagi. Hingga saat itu terwujud, tetaplah menjadi pantai yang bersih, asri dan indah. Terima kasih juga kepada http://kotaangin.com karena telah memberi kesempatan kepada saya untuk bercerita tentang wisata yang ada di Banten. Sangat bermanfaat untuk mengajak masyarakat agar sadar wisata. Indonesia lebih indah dari luar negeri jika kita mau mengenal lebih dekat :)




























Rabu, Juni 06, 2012

Rumah Idaman bersama BCA

Apa yang terbesit dibenak kita jika ditanya bagaimana rumah idaman anda? pastilah berbagai macam kriteria bentuk, suasana, hingga siapa saj... thumbnail 1 summary
Apa yang terbesit dibenak kita jika ditanya bagaimana rumah idaman anda? pastilah berbagai macam kriteria bentuk, suasana, hingga siapa saja yang akan disinggahi rumah itu. Kalau pertanyaan itu ditujukan kepada saya, saya tak lagi bingung untuk menjawabnya karena saya mempunyai mimpi mempunyai rumah idaman, walau sekarang memang sebatas mimpi tetapi itu menjadi cambuk motivasi saya untuk mewujudkan mimpi itu menjadi kenyataan. Karena rumah adalah tujuan masa depan saya bersama keluarga kecil yang bahagia.

Menurut saya rumah adalah tempat untuk beristirahat setelah beraktifvitas seharian, maka saya mendambakan rumah yang berlokasi tidak berdekatan dengan suasana yang ramai namun tidak terlalu jauh untuk dijangkau kendaraan umum. Bogor menjadi tempat ideal untuk ditinggali, banyak aspek pendukung seperti curah hujan yang relatif tinggi membuat bogor jarang terdengar kekurangan air bersih, sejuk karena masih banyak pohon dan mempunyai banyak taman kota yang masih asri dibanding kota-kota besar lainnya.

Keamanan lingkungan dari tindak kriminal, fasilitas umum seperti sekolah, bank, taman bermain, tempat belanja, aspek-aspek itulah yang membuat kualitas hunian berkualitas untuk dapat ditinggali. Di samping itu semua, saya ingin rumah yang agak luas yang memungkinkan ada pekarangan, dua lantai, empat kamar untuk anak-anak saya nanti. Untuk itu saya perlu membuat rencana, rencana masa depan yang jelas dan mempunyai arah tujuan

Saya yang saat ini berusia 23 tahun, status kebebasan finansial belum bisa disematkan kepada saya karena tentu saja untuk membeli rumah yang saya idamkan saya belum mampu. Namun rencana saya untuk dapat mewujudkan keinginan saya itu sudah terbentang dan siap untuk dilaksanakan.

Solusi perbankan adalah jawaban dari rencana saya. Dengan fasilitas pinjaman KPR (Kredit Kepemilikan Rumah) dari BCA saya bisa menyicil mimpi saya untuk mendapatkan rumah idaman saya. Memang sensitif ketika saya membicarakan kredit, apalagi biaya kredit rumah yang besar. Tapi dengan perhitungan yang jelas, saya tidak perlu takut untuk hal ini. Dan tentu saja, kerja keras menjadi hal utama untuk mewujudkan keinginan kita.

Estimasi biaya yang sudah saya siapkan :
Penjelasan :
Harga rumah idaman versi saya membutuhkan biaya Rp. 200.000.000 (dua ratus juta rupiah), KPR BCA menentukan syarat minimum untuk DP sebesar 20% dari harga rumah, setelah dihitung didapatkan uang muka yang harus dikumpulkan sebagai syarat memiliki rumah dengan layanan perbankan KPR BCA ini.

Penghasilan saya per bulan sebesar Rp. 5.000.000, karena status saya masih single alias belum menikah saya berani untuk menyisihkan 40% dari penghasilan saya untuk ditabung, 40% adalah batas maksimal yang saya patok, walaupun memang secara finansial yang sehat adalah 30% dari penghasilan/bulan. Saya berani mematok tinggi 40% dari penghasilan saya karena masih dalam lingkup kekuasaan saya mengelola uang tanpa terbebani dengan angsuran bulanan yang mengikat.

Jika saya menabung sebesar Rp. 2.000.000 / bulan waktu yang dibutuhkan untuk berhasil mengumpulkan uang sebesar Rp. 40jt adalah 20 bulan atau 1 tahun 8 bulan.

Syarat DP atau uang muka pembelian rumah secara KPR BCA sudah terencana dengan baik, dengan harga rumah Rp. 200 juta tadi, otomatis hutang yang harus dibayar secara kredit/ bulan sebesar Rp. 160 juta. Perhitungan untuk pemilihan jenis kredit, cicilan per bulan, bunga cicilan, biaya notaris dll harus diperhitungkan juga.

Estimasi biaya yang saya siapkan ini sebenarnya bisa dicoba di website www.bca.co.id
Klik untuk memperbesar gambar

Rp. 11.812.224 adalah jumlah yang harus saya kumpulkan lagi untuk mengurus segala sesuatu yang ditimbulkan dari pembelian rumah tersebut.  Jika saya terus menyisihkan uang sebesar Rp. 2.000.000 atau 40% dari penghasilan saya perbulan maka hanya jangka waktu 6 bulan saja saya bisa memenuhi dana yang saya perlukan untuk mengurusi kepemilikan rumah tersebut.

Selanjutnya adalah memilih developer yang dapat dipercaya agar meminimalisir penyesalan dikemudian hari.
1. Saya harus memastikan bahwa developer mempunyai surat izin pembangunan dan sertifikat induk
2. Berani mengadakan perjanjian kepada saya untuk memperbaiki bangunan jika dikemudian hari ada bahan material yang tidak sesuai spesifikasi yang menyebabkan kerusakan bangunan tanpa biaya tambahan.

Yang berikutnya perhitungan KPR sebesar Rp. 160.000.000 juta tadi setelah dikurangi biaya uang muka. maka perhitungannya seperti ini setelah melakukan simulasi di website resmi BCA www.bca.co.id:

Disini saya memilih tipe angsuran tetap dengan jenis suku bunga Fix n Cap yaitu dengan kepastian suku bunga hingga 5 tahun.

Manfaat Bunga Fix n Cap (Link Tulisan Ini : Bunga Fix n Cap)
  • Kepastian angsuran sampai dengan 5 tahun.
  • Aman karena memberikan bunga tetap di 3 tahun pertama, dan 2 tahun berikutnya berlaku suku bunga floating yang tidak akan melebihi batas maksimal yang ditetapkan.
  • Setelah masa suku bunga Fix n Cap berakhir, maka akan diberlakukan suku bunga floating yang ditinjau secara berkala sampai dengan masa kredit berakhir.
 Keunggulan Utama (Link Tulisan Ini : Keunggulan Utama Bunga Fix n Cap)
  • Suku bunga kompetitif serta floating yang rendah dan stabil
  • Bisa lunas lebih awal tanpa penalti
  • Program Fix & Cap: Fix 3 tahun pertama dan Cap untuk 2 tahun selanjutnya, nilai bunga maksimal 10%
  • Dapat men-top up jumlah pinjaman
  • Syarat mudah dengan pelunasan dipercepat baik sebagian maupun seluruhnya, kecuali untuk program-program KPR BCA. Penawaran khusus dengan developer kerjasama KPR BCA
  • Kepastian bunga dengan program bunga Fix & Cap
  • Bunga rendah, stabil, dan angsuran ringan

Saya memilih tipe angsuran ini karena pihak Bank BCA memberikan bunga tetap di tahun pertama, ini menguntungkan saya untuk memudahkan mengatur keuangan pribadi. Saya pilih jangka waktu selama 240 bulan atau 20 tahun untuk mengantisipasi biaya cicilan yang tinggi perbulannya dan juga untuk mengantisipasi  biaya-biaya tak terduga yang membutuhkan dana besar yang bisa saja mengambil jatah untuk membayar kredit rumah.
 
Klik untuk memperbesar gambar

Cicilan yang harus saya bayar tiap bulan adalah Rp. 1.544.034, ini sudah dihitung berdasarkan suku bunga efektif per tahun yaitu 10%. yang merupakan nilai bunga maksimal yang diberikan pihak Bank BCA. Dengan begitu saya bisa hitung selisih dari penghasilan saya. Rp. 5.000.000 - Rp. 1.544.034 = Rp. 3.455.966

Masih sangat cukup untuk membiayai keperluan saya sehari-hari yang masih tinggal bersama orangtua,hehe
maklum masih mencoba untuk mandiri :D

Kesimpulannya :
Saya bisa mendapatkan rumah idaman saya dengan program KPR BCA dalam waktu 1 tahun 8 bulan + 6 bulan = 2 tahun 4 bulan yang jika ditambahkan dengan umur saya yang menginjak 23 tahun maka pada umur 25 saya sudah mempunyai rumah sendiri. Tidak buruk untuk seorang anak muda,hehehe :)

Memilih KPR BCA karena Bank BCA adalah bank yang sangat besar untuk bisa dipercaya dan pelayanannya pun sangat bagus karena kemudahan transaksinya sangat nyata dengan cara mengunjungi situs www.bca.co.id kita bisa melihat dan merasakan bagaimana kemudahan transaksinya.

Angsuran yang bisa dipercepat membuat saya termotivasi untuk lebih bekerja keras mendapatkan penghasilan tambahan. Jika tak dimulai dari sekarang, kapan lagi kita akan memulai, karena dimasa depan harga rumah akan semakin melambung. Kan ngga seru kalo pas nikah masih nebeng sama orang tua?? daripada bayar kontrakan, ya mending nyicil rumah sendiri :)





 

Selasa, April 03, 2012

Suara Indonesia Sampai ke Kuping Anak

Musik, bisa dikatakan adalah alunan suara indah dinamis yang tercipta dengan gesekan-gesekan jiwa yang menuntunnya. Lirik adalah bahasa yan... thumbnail 1 summary
Musik, bisa dikatakan adalah alunan suara indah dinamis yang tercipta dengan gesekan-gesekan jiwa yang menuntunnya. Lirik adalah bahasa yang mengiring perasaan penciptanya. Dengan keduanya, akan menciptakan lagu. Orang menyebut sebuah lagu itu bagus ketika dia merasakan apa yang dirasakan pembuat lagu tersebut atau lagu tersebut mewakili apa yang dirasa pendengarnya. Jadi tidak ada lagu jelek, karena lagu bagus adalah relatif sesuai dengan selera pendengarnya.

Namun seiring perkembangan jaman, musik saat ini sudah menjadi industri dimana lagu disebar dan diperjualbelikan untuk meraup keuntungan sudah tidak memiliki filter atas kebebasan berekspresi terhadap lirik lagu. Kata - kata yang sebenarnya adalah aib dan tak perlu diumbar dan disebarluaskan malah dijadikan bahan komersil. Sungguh miris ketika lagu tersebut booming dan menjadi lelucon di masyarakat luas.

Sudah menjadi hal yang serius jika yang mendengarnya adalah anak-anak. Di usia yang masih dalam masa perkembangan dan mengenal hal-hal baru, sangat tidak baik bila yang dia dengar adalah kata-kata yang belum pantas mereka dengar di usia mereka. Lebih jauh jika anak sudah terlanjur mendengar kata-kata yang belum pantas tersebut maka anak akan mencari tahu apa arti dari kata-kata yang didengarnya.

Lagi-lagi peran pemerintah Indonesia untuk memberikan perhatian atas penggunaan lirik yang tidak sepantasnya disebarluaskan karena dampaknya adalah psikologi anak yang terganggu. Ini adalah salah satu cara untuk meningkatkan kualitas SDM. Karena anak-anak Indonesia adalah penerus Bangsa.

Indonesia memang negara memang manganut sistem Demokrasi yang membebaskan masyarakatnya berbicara, namun penggunaan kata-kata yang tidak pantas khususnya dalam industri musik perlu diperhatikan. Rumah-rumah produksi musik sebaiknya memfilter lirik - lirik yang kurang baik jika didengar anak kecil.

Dan yang paling penting adalah kepedulian orangtua terhadap perkembangan anak-anaknya. Orangtualah yang setiap hari berinteraksi dan menanamkan pendidikan terhadap anaknya. Orangtua juga yang hal yang baik atau tidak untuk anaknya. Akan terjadi kerjasama secara tidak langsung dari pemerintah, rumah produksi musik, pembuat lagu, dan orangtua untuk mencegah perkembangan yang tidak baik dari anak.


Selasa, Maret 06, 2012

Gemuruh Java Jazz 2012 = "VOA" to Indonesia

 Musik adalah suara alunan jiwa seseorang yang bisa membuat pendengarnya merasakan damai dan senang. Sedangkan lagu adalah perpaduan antara ... thumbnail 1 summary
 Musik adalah suara alunan jiwa seseorang yang bisa membuat pendengarnya merasakan damai dan senang. Sedangkan lagu adalah perpaduan antara bahasa verbal dengan suara alunan jiwa tersebut. Siapa sih yang ngga suka musik?? yaaaa... walaupun ada,, saya belum pernah nemu orang yang ngga suka musik. Di dalam musik, ngga ada kata jelek. Semua musik yang tercipta itu bagus, yang membedakan cuma penilaian orang yang mendengarkan aja.

Misalnya begini, ketika saya sedang senang saya akan mendengarkan lagu dengan musik yang bernada kencang seperti aliran musik rock karena bisa membuat saya semakin bersemangat dan berapi - api. Ketika perasaan sedang jatuh cinta, musik rock tidak pas dikuping saya karena terlalu keras dan tidak sesuai dengan suasana hati saya yang sedang melow karena jatuh cinta jadi musik jazz klasik, pop, dan blues lebih terasa indah dibanding musik rock. Ketika di pantai, lagu pas yang terbesit di kuping saya adalah lagu dengan aliran musik reggae dengan khas. "Yomaaa". Jadi bagi saya musik adalah cerminan jiwa kita. Bahkan musik bisa menjadi terapi stress yang gampang dan murah. Nih contoh musik terap dan rileks



NENEK moyang dari musik jazz, yaitu urban musik, berasal dari daerah pedesaan di selatan layaknya jalanan di kota-kota Amerika. Hal ini merupakan hasil dari dua tradisi musikal yang nyata, yaitu Afrika Barat dan Eropa. Ini menunjukkan bahwa musik memang bisa menyatukan benua yang berbeda. Musik itu bisa dibilang bahasa universal, karena dengan mendengar dan menghayati musik yang diiringi, kita bisa tau apa yang disampaikan musisi tersebut.

Perpaduan antar benua juga coba ditampilkan ketika festival Java Jazz di Jakarta 2 Maret 2012 - 4 Maret 2012. Empat lagu milik Presiden Indonesia Susilo Bambang yudhoyono dinyanyikan di festival itu. Bukan hanya lagunya yang memberikan arti lebih, tetapi unsur musik Indonesia berpadu dengan musik Jazz asal AS menjadikan kedekatan yang semakin erat antara Indonesia - AS.

Dinyanyikannya lagu milik Presiden SBY menunjukkan bahwa persahabatan kedua Negara Indonesia - AS bukan hanya tentang politik, tetapi juga dengan musik. Seperti persahabatan personal dengan orang yang selalu melakukan kesukaan bersama-sama, dua Negara yang bersahabat juga ingin lebih mendekatkan satu sama lain dengan aspek lain selain politik.

Dengan festival Java Jazz di Indonesia menjadikan VOA Indonesia bukan hanya menyediakan berita teraktual, obyektif, dan menyeluruh tentang Amerika. Tetapi menjadikan VOA benar-benar bersuara dengan alunan jiwa musisi-musisi yang mengiringi musik jazz






 No Racist, Music for us. We Are Same :)

- (http://www.ngobrolaja.com/showthread.php?t=39246)
- Googgle Image
- Youtube.com